Tangerang, Juni 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Global Institute. Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute) resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 1727/DST/B2/DT.00.03/2026 tanggal 20 Mei 2026 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas di Perguruan Tinggi Tahun 2026.
Dalam lampiran surat tersebut, Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global tercantum sebagai salah satu perguruan tinggi penerima bantuan pada Kategori 1 (Pembentukan ULD) dengan Muhammad Iqbal Hanafri sebagai ketua program yang diajukan.
Komitmen Global Institute terhadap Pendidikan Inklusif
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Global Institute dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas.
Melalui program bantuan ini, Global Institute akan memperkuat upaya pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang berfungsi sebagai pusat layanan, pendampingan, serta fasilitasi kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas. Kehadiran ULD diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas layanan akademik maupun non-akademik sehingga seluruh mahasiswa dapat berkembang secara optimal tanpa hambatan.
Mendukung Kampus Inklusif dan Berkelanjutan
Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan ULD merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperluas implementasi pendidikan inklusif di perguruan tinggi Indonesia. Dalam surat pengumuman tersebut dijelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan evaluasi dan penilaian komprehensif yang dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
Dengan terpilihnya Global Institute sebagai penerima bantuan, kampus memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan berbagai fasilitas, kebijakan, serta layanan yang mendukung mahasiswa berkebutuhan khusus sehingga tercipta ekosistem pembelajaran yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Apresiasi kepada Tim dan Sivitas Akademika
Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari tim penyusun proposal, dosen, tenaga kependidikan, hingga pimpinan institusi yang terus mendorong penguatan budaya inklusif di lingkungan kampus.
Global Institute mengucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek atas kepercayaan yang diberikan serta seluruh sivitas akademika yang telah mendukung proses penyusunan dan pengajuan program ini. Ke depan, Global Institute berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Bersama membangun kampus yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi semua.”
Sumber: Surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 1727/DST/B2/DT.00.03/2026 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Perguruan Tinggi Tahun 2026.
