Semangat internasionalisasi pendidikan terus diperkuat oleh Global Institute melalui kunjungan spesial Mr. Masaru dari Waseda Preps Language School. Kehadiran beliau menjadi momen berharga bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peluang belajar bahasa, melanjutkan studi, hingga pengalaman hidup di Jepang.
Dalam sesi sharing dan presentasi yang berlangsung hangat dan interaktif, Mr. Masaru memperkenalkan Waseda Preps Language School sebagai salah satu institusi pembelajaran bahasa Jepang yang memiliki beberapa cabang di Tokyo. Tokyo sendiri dikenal sebagai kota terbesar di Jepang sekaligus pusat pendidikan, teknologi, bisnis, dan budaya modern dunia.
Mahasiswa mendapatkan banyak wawasan menarik mengenai kehidupan di Jepang, mulai dari budaya belajar, lingkungan internasional, hingga peluang bekerja sambil belajar. Menurut Mr. Masaru, belajar di Jepang bukan hanya tentang menguasai bahasa, tetapi juga membangun karakter disiplin, mandiri, dan siap menghadapi persaingan global.
“Belajar di Jepang akan memberikan pengalaman internasional yang sangat berharga bagi mahasiswa,” ungkap Mr. Masaru dalam sesi presentasinya.
Mahasiswa yang mengikuti program ini nantinya akan mendapatkan pembelajaran bahasa Jepang langsung dari pengajar profesional dan berpengalaman. Program studi bahasa tersebut berlangsung selama sekitar 1,5 hingga 2 tahun dan dapat menjadi jalur awal untuk melanjutkan pendidikan maupun membangun karier di Jepang.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai perbedaan budaya antara Jepang dan Indonesia. Salah satu hal menarik yang menjadi perhatian mahasiswa adalah Jepang memiliki empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin, yang tentunya memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa Indonesia.
Bagi mahasiswa Global Institute yang tertarik untuk mengikuti program ini, terdapat beberapa persiapan yang perlu dilakukan, seperti memiliki kemampuan bahasa Jepang setara JLPT N5 atau telah menempuh minimal 150 jam pembelajaran bahasa Jepang. Sebagai bentuk dukungan, Global Institute siap memfasilitasi mahasiswa dalam proses persiapan tersebut.
Menariknya lagi, selama menjalani studi bahasa di Jepang, mahasiswa juga diperbolehkan untuk bekerja sambil belajar. Kesempatan ini menjadi nilai tambah karena dapat membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan hidup selama tinggal di Jepang sekaligus menambah pengalaman kerja internasional.
Dalam pemaparannya, Mr. Masaru juga menjelaskan bahwa Jepang merupakan negara yang sangat terbuka terhadap pelajar internasional. Banyak mahasiswa dari berbagai negara Asia menempuh pendidikan di Jepang, dan kehidupan sosial di sana dikenal menghargai keberagaman tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun ras.
Kehidupan mahasiswa muslim di Jepang pun kini semakin nyaman. Saat ini, makanan halal sudah semakin mudah ditemukan di berbagai wilayah Jepang, khususnya di Tokyo. Hal ini menjadi kabar baik bagi mahasiswa muslim Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Negeri Sakura.
Jepang sendiri dikenal sebagai salah satu negara maju dengan kualitas pendidikan dan teknologi terbaik di dunia. Banyak perusahaan dan produk Jepang yang telah mendunia, seperti Honda, Yamaha, Suzuki, hingga Panasonic. Hal ini menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari negara dengan budaya inovasi yang kuat.
Melalui kegiatan ini, Global Institute berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil peluang internasional dan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik secara mental, akademik, kemampuan bahasa, maupun perencanaan pendidikan masa depan.
Kunjungan Mr. Masaru menjadi bukti nyata komitmen Global Institute dalam membuka akses pendidikan global dan menghadirkan peluang terbaik bagi mahasiswa untuk berkembang di tingkat internasional.






