Global Institute | Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global
  • Home
  • About Us
    • Messages
      • Message from the Foundation Chairman
      • Rector’s Message
    • Profile
    • Vision & Missions
    • Structure
    • Global Six Values
    • Methods of Education
    • Campus Location
    • Facilities
      • Musholla
      • Computer Lab
      • Class
      • Photo Studio
      • Audio Studio
      • Free Internet
      • Library Room
    • Galleries
      • Gallery 2025
      • Gallery 2024
      • Gallery 2023
      • Gallery 2022
      • Gallery 2021
      • Gallery 2019
      • Gallery 2018
    • Accreditation
  • Academics
    • Faculty of Information Technology
      • Information Technology
      • Information System
      • FILM, TELEVISION & MEDIA STUDIES
    • Faculty of Business & Management
      • Digital Business
      • Retail Management
    • Our Systems
      • E-Journal
      • E-Learning
      • E-Library
      • GAIS
      • KabarGlobal.ID
      • E-Keabsahan
      • SISTER App
    • International Programs
    • Cooperation MoU & MoA
    • Our Lecturers
    • Achievements
    • Alumni
  • Admission
  • Divisions
    • Research and Community Services Center (LPPM)
    • Corporate and Development (CnD)
    • STUDENT AFFAIRS
    • Quality Assurance Division (BPM)
    • Testimonials from Our Networks
    • Become Our Network

Rilis Edufecta, Global Institute Turut Percepat Digitalisasi Kampus Berkolaborasi dengan Tech dan APTISI

Posted on 1 April 2022 0

Tangerang (30/3/2022) Global Institute Melalui Wakil Rektor Bpk. Muchamad Iqbal melakukan memorandum of understanding ( MoU ) dengan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia ( APTISI ) Bpk. Budi Djatmiko dalam hal pemanfaatan Edufecta menuju digitaliasi.

Dalam program percepatan digitalisasi kampus ini, EDUFECTA siap memfasilitasi 160 perguruan tinggi swasta. Program ini menjadi bagian dari kolaborasi yang sudah dilakukan dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).

“Kami sadar dalam masa seperti sekarang, kebutuhan teknologi sudah menjadi keniscayaan. Di sinilah EDUFECTA hadir untuk memberikan solusi nyata buat kemajuan dunia pendidikan tinggi Indonesia,” kata Ucu Komarudin, CEO PT Technomedia Interkom Cemerlang (EDUFECTA), Rabu (30/3/2022).

Ucu menjelaskan program percepatan digitalisasi kampus ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan roadshow yang sudah dilakukan ke berbagai provinsi di Indonesia pada awal tahun ini. “Dari hasil roadshow tersebut kami melihat kebutuhan aplikasi penyedia sistem informasi perguruan tinggi menjadi hal paling utama, terutama buat mendukung proses belajar mengajar di perguruan tinggi swasta yang sudah pernah kami datangi,” ujarnya.

Billy Andrian, CEO PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), turut menambahkan program yang menggandeng APTISI ini memiliki nilai manfaat besar untuk membantu pengembangan pengelolaan kampus.

“Sejauh ini ada lebih dari 160 perguruan tinggi swasta dapat menikmati manfaat EDUFECTA selama 5 tahun. Program Percepatan Digitalisasi Kampus ini merupakan program hibah bernilai Rp 5 miliar,” katanya.

Dalam memberikan dukungan ini, EDUFECTA menggelar juga soft launching yang dilakukannya melalui kegiatan Webinar Nasional pada Rabu (30/3/2022). Hadir dalam acara ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi beserta pimpinan dari APTISI dan semua stakeholders dunia pendidikan tinggi. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menggelar kegiatannya di Universitas Gunadarma, Karawaci, Tangerang, Banten.

Ketua Umum APTISI, M Budi Djatmiko, mengapresiasi langkah kongkret yang telah diwujudkan melalui platform EDUFECTA dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan Indonesia. Kolaborasi dengan pihak swasta, kata dia, menjadi hal utama di era seperti sekarang.

“Pihak swasta menjadi salah satu komponen stakeholders penting untuk bisa memajukan dunia pendidikan kita. Rasanya kehadiran dari EDUFECTA ini menjadi respons positif yang kami sambut dengan hati lapang,” kata Budi.

Budi mengatakan program percepatan digitalisasi kampus yang dikembangkan oleh EDUFECTA ini sangat sejalan dengan Kampus Merdeka yang telah dijalankan oleh pemerintah. “Kolaborasi perguruan tinggi swasta dengan memanfaatkan EDUFECTA ini menjadi penting untuk kemajuan dunia pendidikan kita,” ujarnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan, salah satu dampak disrupsi digital yang saat ini sedang terjadi dan akan terus berlanjut adalah perubahan kebutuhan lapangan pekerjaan. Sampai tahun 2030 nanti, akan ada 23 juta lapangan pekerjaan yang diganti dengan teknologi automasi yang dibarengi dengan munculnya peluang 27-46 juta pekerjaan baru, dimana 10 juta diantaranya belum pernah ada sebelumnya. Ini tandanya kita semua harus bertransformasi, kita tidak bisa lagi menerapkan cara pembelajaran yang sama seperti puluhan tahun lalu untuk mahasiswa kita yang menghadapi tantangan disrupsi digital.

“Kampus-kampus di Indonesia harus lebih semangat dan tanggap dengan perubahan. Para Mahasiswa kita harus lebih merdeka untuk belajar hal-hal yang sesuai dengan minatnya, tidak lagi dibatasi oleh  jurusan atau prodi. Itulah yang menjadi nyawa dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kami dari KemendikbudRistek percaya bahwa pendidikan tinggi akan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman jika lingkungan kampus itu memerdekakan mahasiswanya dan dosennya untuk terus mengembangkan diri,” ungkapnya.

Sumber referensi : https://www.jurnas.com/artikel/114209/Percepat-Digitalisasi-Kampus-TECH-Libatkan-160-PTS-di-Indonesia/


demo slot


panen77

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram

Like this:

Like Loading...
Berita

Leave a ReplyCancel reply


Recent Posts

  • Kunjungan Industri Fakultas Teknologi Informasi & Komunikasi (FTIK) Global Institute angkatan 2023 Blue BCA Digital
  • Training of Trainer Kurikulum OBE (Outcome Based Education)
  • Seminar dan Workshop Nasional “Fuel Your Potential
  • Pusat Karir Global Institute Gelar Grooming Class Bersama Wardah & KAHF: Bekal Mahasiswa Menuju Dunia Kerja
  • Mahasiswa FTIK Global Institute Kunjungi PT Amerta Indah Otsuka: Belajar Inovasi dan Proses Produksi di Balik Produk POCARI SWEAT

  • Roys Global Radio
  • Roys Global Radio
  • Roys Global Radio
Mahasiswa Bina Sarana Global

Masih Bingung Cari Kampus?

Yuk Join Global Institute Sahabat

Jadi mahasiswa teknopreneur handal, join sekarang dan dapatkan beasiswa hingga jutaan rupiah.

Name
Phone Number
Enter your email address
%d